WhatsApp HR

-----

Beli HR Water Filter di Tokopedia

Wednesday, 22 May 2013

Membuat Lampu Hias

Membuat Lampu Hias
Lampu Hias Bambu
Sobat Heri Sumardika, anda mau membeli lampu hias? Tunggu dulu, jangan gegabah membeli, kalau kita bisa membuatnya sendiri, mengapa harus membeli?? Pikirkan perihal harga, kualitas, dan nalar kreatif anda. Dengan membuat sendiri, anda dapat berhemat, belajar berfikir kreatif, dan menjadi orang yang mandiri. Disamping itu, bila hasilnya berkualitas dan bernilai jual, itu bisa menjadi rejeki spesial bagi anda.

Dengan membuat lampu hias sendiri, anda bisa menggunakan bahan yang mudah dijumpai dan unik, bambu misalnya. Lampu hias bambu memiliki berbagai keunggulan, seperti tahan lama, seni, dan mudah didapat bahannya.

Nah, untuk membuat lampu hias bambu, saya coba memberi sedikit ide untuk membuatnya. Pertama, siapkan bahan berupa:

Tuesday, 21 May 2013

Cara Membuat Neon Box Sederhana

Membuat Neon Box Sendiri
Membuat Neon Box Sendiri
 Sahabat Heri Sumardika, kali ini saya coba membuat tutorial untuk Membuat Neon Box Sendiri. Kenapa sendiri? dengan membuatnya langsung anda akan mendapat beberapa keunggulan, seperti biaya lebih murah, hasil sesuai selera, dan mengasah kreativitas saudara. Sebagai bayangan, saya perlu 140.000 untuk membuatnya (tanpa tiang besi). Rincian biaya:
  1. Print baliho= 30.000
  2. Kayu reng = 30.000
  3. Lampu Neon = 50.000
  4. Kabel 10m = 20.000
  5. politur = 10.000

Bahan dan petunjuk pembuatan, langsung saja ikuti langkah berikut :

Pelabuhan Kapal Pesiar di Karangasem, Bali

Pelabuhan Kapal Pesiar di Karangasem, Bali
Pelabuhan Kapal Pesiar di Karangasem, Bali
 Bali kini memiliki sebuah pelabuhan kapal pesiar yang baru. Pelabuhan ini terletak di daerah Tanah Ampo, Kecamatan Manggis, Karangasem. Lokasi dari pelabuhan ini sangat strategis. Pelabuhan ini bersebelahan dengan pelabuhan Bali-Lombok. Di dekatnya juga ada Odysey (Wisata kapal selam). Jarak dari denpasar hanya 60 Km, sekitar 1 jam perjalanan. Obyek wisata terdekat yaitu Candidasa dan Tenganan, hanya 5 menit perjalanan.

Pelabuhan ini belum rampung sepenuhnya. Sampai saat ini, belum ada kapal pesiar yang bisa merapat langsung ke dermaga, melainkan menggunakan sekoci. Kapal pesiar yang singgah menurunkan jangkarnya di kejauhan, lalu wisatawan dijemput dengan perahu sekoci. Hal ini tentu membuat wisatawan tidak nyaman dan tidak aman.
Pelabuhan Kapal Pesiar di Karangasem, Bali
Bukit dan Sawah yang menambah daya tarik
Bagi anda para penduduk lokal (balinese), tempat ini patut anda kunjungi. Pantainya indah, ditambah dengan pemandangan sawah dan bukit yang mempesona. Dijamin, stress anda akan minggat. Saya sendiri dapat berkunjung kesana, dan sebagai oleh-oleh untuk sahabat Heri Sumardika, saya abadikan moment tersebut dalam jepretan kamera ponsel yang amatir. Hehe....